Apel Hari Kesaktian Pancasila di Bawaslu Sulut

Bawaslu Provinsi Sulut, Manado,
Bawaslu Provinsi Sulut menggelar Apel Hari Kesaktian Pancasila (Senin 02/10/2017) di halaman kantor. Hari Kesaktian Pascasila senantiasa diperingati bercikal bakal pada peristiwa 30 September 1965, di mana tujuh jendral dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang dilakukan oleh PKI. Peristiwa bersejarah ini kemudian menjadi masa kelam bangsa dan Negara Republik Indonesia.
Apel Hari Kesaktian Pancasila hari ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulut Herwyn J. H. Malonda sebagai Inspektur Apel yang kemudian membaca Naskah Pancasila dan diikuti oleh seluruh peserta apel.
Sebagai pembaca Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar RI Tahun 1045 adalah Kasubag Administrasi Greity Tuturoong dan Kepala Sekretariat Herry Mawuntu, didapuk sebagai pembaca Ikrar Pancasila.
Usai pelaksanaan Apel, seluruh peserta berkumpul di ruang utama kantor untuk menerima pengarahan dari Ketua Bawaslu Sulut. Ketua menyampaikan bahwa anggota Pimpnan lainnya yakni Kenly Poluan dan Mustarin Humagi tidak dapat hadir karena memang ada tugas di luar kantor. Pak Kenly berkunjung ke Minahasa Selatan untuk sosialisasi dan Pak Mustarin ke Bolaang Mongondow Utara untuk berkonsultasi di kantor Bupati terkait Pilkada Bolmut.
Selain itu Malonda pun menegaskan tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar Negara yang telah final. “Pancasila sebgaia dasar Negara telah final. Bila ada yang akan menggangu pasti kita lawan. Demikian pula bila di jajaran Bawaslu, harus setia kepada Pancasila, bila ada yang yang tidak suka Pancasila akan ada sangsi” tegas Malonda.
Disampaikan pula tentang pentingnya kedisiplinan kinerja sesuai tupoksi yang ada di Bawaslu agar lembaga ini menjadi lebih baik lagi ke depan.
Sementara Kepala Sekretariat Herry Mawuntu menyampaikan pula hal yang sama tentang kinerja staf dan hal lain seputar itu yang disesuaikan pula dengan regulasi yang ada.
Pada esok hari, Selasa 03 Oktober, direncanakan rapat bersama seluruh Kasubag dan staff dengan Ketua dan Anggota Pimpinan Bawaslu.
.

3 Punggawa Bawaslu Siap Kawal Pilkada di Sulut

Bawaslu Provinsi Sulut, Manado
Usai mengikuti Bimtek dan pelatihan militer di Jakarta dan Bogor, Ketua serta kedua Anggota Pimpinan Bawaslu Sulut yang baru untuk Periode 2017- 2022 kembali ke Manado untuk segera menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawal demokrasi di Sulut, apalagi momen Pilkada di 6 Kabupaten/Kota se-Sulut kian dekat.
Ketiga Pimpinan Bawaslu Sulut tersebut nampak sehat dan terlihat segar saat turun dari kendaraan. Mereka disambut langsung oleh Kepala Sekretariat dan para Kasubag bersama seluruh seluruh staf di kantor Bawaslu Sulut.
Acara penyambutan pun berlangsung sederhana namun penuh keakraban.
Kepala Sekretariat Herry Z. Mawuntu saat membawakan ucapan selamat datang berharap agar dengan adanya pimpinan baru dapat membawa suasana baru yang lebih segar di kantor. Pak Kasek meyakini bahwa seluruh staf agar lebih baik dalam kinerja dan nyaman bekerja bersama pimpinan yang baru.
Ketiga pimpinan Bawaslu juga memberikan sambutan. Pada kesempatan pertama adalah Mustarin Humagi kemudian Kenly M. Poluan dan terakhir Herwyn Malonda yang adalah wajah baru stok lama. Ketiga pimpinan lalu memperkenalkan diri dan latar belakang masing-masing, serta harapan-harapan mereka untuk Bawaslu yang lebih baik demi kemajuan dan demokrasi di Sulut ke depan yang lebih baik.
Setelah acara penyambutan, ketiga pimpinan Bawaslu yang baru langsung mengadakan rapat bersama para Kasubag dan kemudian dilanjutkan dengan rapat bersama seluruh staf kantor Bawaslu Sulut .. .. ..
.

Usai Dilantik, Malonda Terpilih Menjadi Ketua Bawaslu Sulut

Bawaslu Provinsi Sulut, Jakarta
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (Bawaslu RI) melantik 72 anggota Bawaslu provinsi periode 2017-2022. Pelantikan dilakukan langsung Ketua Bawaslu Abhan beserta jajaran dan disaksikan oleh sejumlah tamu undangan seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali, Komisioner KPU Viryan serta Ketua dan Anggota DKPP.
“Jadi pertama kami ucapkan selamat kepada kawan-kawan kami, Bawaslu provinsi di 25 provinsi yang terpilih,” ujar Abhan di Crowne Hotel Jakarta Rabu (20/9/2017).
Abhan menjelaskan, proses seleksi anggota Bawaslu 2017-2022 dilakukan secara transparan dan melibatkan tim seleksi yang independen. Dia berharap, anggota Bawaslu terpilih bisa mengemban tugas pengawasan sebaiknya. “Ini sudah melalui proses panjang dan transparan, sekitar 2 bulan (seleksi) ditambah fit and proper satu bulan, jadi total 3 bulan,” kata Abhan.
Abhan juga mengingatkan, tugas pengawasan kedepan tidaklah semudah sebelumnya. Pelaksanaan pilkada serentak 2018 serta pemilu legislatif dan presiden yang dilakukan bersamaan menjadi tantangan penyelenggara untuk bekerja lebih maksimal.
“Karena tugas pengawasan sangat berat, 2018 ada pilkada serentak 171 daerah, kemudian pileg dan pilpres serentak yang pertama kali,” tutur Abhan.

Dari Provinsi Sulawesi Utara, yang dilantik adalah Herwyn J.H Malonda SH.MPd, yang kembali terpilih setelah masa tugasnya berakhir 21 September yang lalu. Kini Malonda didampingi dua pendatang baru yakni Kenly Meyoy Poluan SPd. MSi dan Mustarin Humagi S.Hi.  Saat ini ketiganya masih mengikuti Bimtek yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI dan akan berakhir pada Selasa 26 September 2017.
Lewat status di akun Facebooknya, Malonda mencurahkan isi hati sebagai berikut: ” Segala puji syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan atas perkenananNYA sehingga momen ini bisa terlaksana. Terima kasih atas kepercayaan Ketua dan Anggota Bawaslu RI kepada kami bertiga. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan dan kami bertiga memohon dukungan masyarakat Sulawesi Utara kepada kami untuk mengemban amanah ini, ”.
Apresiasi kepada mantan Komisioner Bawaslu sebelumnya dan semua pihak yang mendukung juga diungkapkan Malonda. “Kita bertigalah yang memelopori pembentukan kelembagaan Bawaslu Sulut. Banyak susah dan senang telah kita lewati bersama. Hormat dan kasih sayang diberikan kepada Bapak berdua. Kalian memang hebat. Saya bangga dan bersyukur, pernah bekerja bersama kalian, Sukses untuk kita semua.  Terima kasih pula kepada semua pihak yang telah mendukung kami, Tiada gading yang tidak retak. Mohon maaf atas kekhilafan yang kami perbuat. Bersama Rakyat, Awasi Pemilu. Bersama Bawaslu, Tegakkan Keadilan Pemilu, ”  ungkap Malonda.
Sementara, dari sumber terpercaya, Herwyn Malonda kembali terpilih dan menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara.

(ren/dbs)

Ketua Bawaslu Sulut menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Utara.

Inilah Penerima Penghargaan Bawaslu Sulut 2016

MANADO, BAWASLU SULUT – Guna memenuhi amanah yuridis dan tanggung jawab moral atas pelaksanaan tugas pengawasan Pilgub Sulut 2015, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda SH MPd beserta Pimpinan Bawaslu Sulut Drs Syamsurizal Musa dan Johnny Alexander Suak SE MSi menyerahkan Laporan akhir Pengawasan Pilgub Sulut 2015 kepada Bawaslu RI, Gubernur Sulut, dan DPRD Sulut, pada Malam Penganugerahan Bawaslu Sulut Award 2016, Selasa (12/4/2016) malam.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Sulut, Bupati/Walikota/Wakil, Kapolres,Kejaksaan,utusan seluruh Panwas se Kab/kota, Akademisi, LSM dan tokoh masyarakat.

Gubernurnur Olly Dondokanbey mengatakan selamat buat Bawaslu Sulut yang menjadi Bawaslu terbaik se Indonesia sebagai penyelenggara pemilu di bidang pengawasan dalam menyelesaikan sengketa pilkada dari Bawaslu RI.

Biarlah ini memotivasi kita utk menghadapi agenda Pilkada mendatang 2017 yaitu Bolmong dan Sangihe, papar gubernur.

Sementara itu, Ketua Bawalu Sulut Herwyn Malonda mengatakan proses yang begitu panjang kurang lebih sembilan bulan memang banyak sekali kekurangan baik dalam pengawasan internal maupun eksternal dan berupa sanksi dari masyarakat Sulut.
Adapun kategori penganugerahan jenjang pengawas pemilihan :

1.Panwas kab/kota terbaik dlm harmonisasi pimpinan dan kesekretariatan pemilihan Gubernur/Wkl Gubernur Sulut Pemenangnya Kabupaten Bolmut.

2.Panwas kab/kota terbaik dlm harmonisasi pimpinan dan keskretariatan Pemilihan Bupati/Wkl Bupati dan Walikota/Wkl Walikota.Pemenangnya Bolsel.

3.Sekretariat Panwas Kab/Kota terbaik dlm pemilihan Gub/Wkl Gubernur Sulut.pemenangnya Bolmong.

4.Sekretariat Panwas Kab/Kota terbaik dlm pemilihan Walikota dan Wkl Walikota.pemenangnya Minsel.

5.Panwascam terbaik.pemenangnya Panwascam Kotamobagu Selatan.

6.Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL)Terbaik .Pemenangnya Desa Tikela Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa.

7.Pegawas tempat pemungutan suara terbaik. Pemenangnya TPS 2 Kelurahan Bungalawang, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Sangihe.

8.Panwas Kab/kota terbaik dlm penyelesaian sengketa pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kota Bitung.

9.Panwas kab/kota terbaik dlm penanganan pelanggaran pemilihan Gubernur/Waki;l Gubernur Sulut. Pemenangnya Kabupaten Talaud.

10.Panwas kab/kota terbaik dlm penanganan pelanggaran pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. Pemenangnya Kota Tomohon.

11.Panwas kab/kota terbaik dalam pengawasan tahapan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulut. Pemenangnya Kabupaten Minahasa Tenggara.

12.Panwas kab/kota terbaik dalam pengawasan tahapan pemilihan Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kabupaten Minahasa Utara.

13.Panwas kab/kota terbaik dalam pengawasan partisipatif pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulut. Pemenangnya Kabupaten Minahasa.

14.Panwas kab/kota terbaik dalam pengawasan partisipatif pemilihan Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kota Tomohon.

15.Panwas kab/kota terbaik dalam sosialisasi,humas,dan Hublah pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. PemenangnyaSangihe.

16.Panwas kab/kota terbaik dlm sosialisasi, humas, dan hublah pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kabupaten Minahasa Selatan

.17.Pemerintah kab/kota terbaik dlm memfasilitasi anggaran dan kegiatan panwas pemilihan kabupaten dlm pemilihan gubernur/wakil Gubernur. Pemenangnya Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

18.Pemerintah kabupaten terbaik dlm menfasilitasi anggaran dan kegiatan panwas pemilihan kabupaten dalam pemilihan Bupati/Wakil Bupati. Pemenangnya Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

19.Pemerintah kota terbaik dalam memfasilitasi anggaran dan kegiatan panwas pemilihan kota dalam penilihan Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Pemerintah Kota Bitung

.20.Pemerintah kab/kota terbaik dalam memfasilitasi penegakan hukum pemilihan gubernur/wakil Gubernur Sulut. Pemenamgnya Pemerintah Kabupaten Minahasa.

21.Pemerintah kabupaten terbaik dlm memfasilitasi penegakan hukum pemilihan Bupati/Wakil Bupati. Pemenangnya Kabupaten Minahasa Utara.

22.Pemerintah kota terbaik dalam memfasilitasi penegak hukum pemilihan Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kabupaten Minahasa Utara.

23.Penyusunan laporan akhir pengawasan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulut. Pemenangnya Kabupaten Minahasa.

24.Penyusunan laporan akhir pengawasan pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kabupaten Minahasa Utara.

25.Dokumentasi kegiatan pengawasan pemilihan Gubernur/Wakill Gubernur Sulut terbaik. Pemenangnya Kabupaten Minahasa.

26.Dokumentasi kegiatan pengawasan pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota terbaik. Pemenang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

28.Kapolres terbaik dlm memfasilitasi kegiatan pengawasan ,penegakan hukum dan pengamanan kegiatan pengawasan pemilihan Gubernur/Wakill Gubernur Sulut. Pemenangnya Kapolres Minahasa.

29.Kapolres terbaik dlm memfasilitasi kegiatan pengawasan, penegakan hukum dan pengamanan kegiatan pengawasan pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/wakil Walikota. Pemenangnya Kapolres Manado.

30.Kajari terbaik dalam memfasilitasi kegiatan penegakan hukum pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota. Pemenangnya Kejari Kotamobagu.

31.Kajari terbaik dalam memfasilitasi kegiatan penegak hukum pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulut. Pemenangnya Kejari Amurang.

Untuk best Achievement Peduli Pengawasan Pemilihan:

– Olly Dondokambey SE.(Gubernur Sulut ).
– Drs Steven Kandow (Wakil Gubernur Sulut.)
– DR.Sony Sumarsono (Dirjen Otda Kemendagri RI dan mantan Pjbt.Gubernur Sulut).
– Brigjen Pol.Wilmar Marpaung.SH. (Kapolda Sulut).
– T.M.Syah Rizal.SH. (Kajati Sulut).
– Yessy Momongan (Ketua KPU Sulut)
– Sinyo Hary Sarundajang (mantan Gubernur Sulut).

(patria)

 

logo

Bawaslu Sulut Adakan Natal di Hotel Aryaduta Manado

MANADO, BAWASLU SULUT – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara akan mengadakan Ibadah Natal di Hotel Aryaduta Manado, Jalan Piere Tendean, sekitar pukul 18.30 Wita, Minggu (27/12/2015) malam.

Menurut Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Jefler Malonda, ibadah akan dipimpin Pdt. Saut H Sirait, M.Th (anggota DKPP RI).

Undangan juga ditujukan kepada Gubernur, Bupati / Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Anggota DPR/DPD, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota, Sekprov, Sekda Kabupaten /Kota, Kepala SKPD Provinsi /Kabupaten/Kota.

Selain itu, Forkompinda Provinsi /Kabupaten/ Kota, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur/Wagub, Bupati/Wabup, Walikota/Wawali, Tim Pemenangan / Tim Sukses / Tim Kampanye/relawan Paslon, Pimpinan Parpol Provinsi/Kabupaten /Kota.

Berikut, KPU Provinsi /Kabupaten/Kota, PPK, PPS, Panwas Kab/Kota, Panwascam, PPL, Pengawas TPS, relawan pengawas pemilu, Pemantau Pemilu, Pimpinan / tokoh agama, Pimpinan Perguruan Tinggi,Pimpinan Ormas / LSM, kalangan pers, kalangan Akademisi, Pemerhati, Dan Penggiat Pemilu / Demokrasi.

(bawaslusulut)

logo kpu

Pilkada Manado Nanti Digelar 2016

MANADO, BAWASLU SULUT – Pemilihan Kepala Daerah di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara akan ditunda sampai 2016 bersama dengan empat daerah lain yang berperkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan dan Makassar.

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budianto kepada wartawan, Jumat (18/12/2015).

Ditegaskan Arief, Jumat 18 Desember 2015, sampai hari ini Mahkamah Agung belum mengeluarkan putusan terkait kasasi yang diajukan KPU untuk dua daerah dan tiga daerah lain masih menunggu putusan sela di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri Medan dan Makassar.

“Kalau melihat kebutuhan minimal, kemudian waktu yang tersedia memperhitungkan tahun anggaran, kemungkinan besar di 2016 Pilkada dilaksanakan,” kata Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol 29, Jakarta Pusat.

Arief juga menerangkan, KPU belum bisa memastikan apakah Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di lima daerah, antara lain Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Simalungun, Kota Manado, dan Kota Pematangsiantar akan digelar pada awal Januari 2016.

Prinsipnya, kata Arief, KPU segera menggelar pemungutan suara, begitu putusan keluar. Seluruh tahapan yang harus dikerjakan akan segera dilakukan KPU.

“Langsung kita susun pasca putusan itu keluar. Kalau problemnya sampai hari ini kita belum tahu putusannya kapan? Kapan putusan berkekuatan hukum tetap itu keluar atau kapan kita akan bisa dapat kepastian,” ujar Arief.

Arief juga meyakinkan, persiapan Pilkada di kelima daerah tersebut selesai. Karenanya, jika nanti putusan tiga daerah di PT TUN dan dua daerah di MA menguatkan putusan KPU, akan mempermudah KPU dalam mempersiapkan proses pemungutan suara.

“Kalau misalnya, putusan pengadilan itu ternyata menguatkan putusan KPU, itu waktu yang dibutuhkan lebih singkat. Karena, tidak perlu memproduksi logistik hanya perlu sosialisasi, kemudian bimbingan teknis kepada teman-teman di kabupaten, PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) sampai KPPS (Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara), kemudian mendesain lagi, memastikan kapan TPS bisa dibangun,” terang Arief.

(bk/bawaslusulut)

 

Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada salah satu TPS di Kabupaten Minahasa Tenggara, Minggu pekan lalu.

Coblos Ganda Suami Istri di Mitra

BELANG, BAWASLU SULUT – Salah satu desa yang ada di Minahasa Tenggara (Mitra) melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Minggu (13/12/2025) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi utara (Sulut) akibat adanya pelanggaran coblos ganda oleh sepasang suami istri.

Salah satu Komisioner Panwaslu Mitra, Hanny Kalangi selaku Kepala Divisi hukum dan Penanganan Pelanggaran (HPP) mengutarakan, PSU di Desa Tumbak Madani, setelah Panwaslu memberikan rekomendasi kepada KPU, akibat adanya sepasang suami istri asal Desa Basaan Kecamatan Belang yang melakukan coblos ulang di Desa Tumbak Madani Kecamatan Posumaen.

Kami langsung memberikan rekomendasi PSU di Tumbak Madani. Ini akibat terjadinya coblos ulang oleh suami istri yang terdaftar di DPT desa Basaan dan melakukan coblos kembali di Desa Tumbak Madani bermodalkan kartu keluarga, terang Kalangi seraya menambahkan pelanggaran ini akan terus diselidiki apa motifnya dan jika menyalahi aturan akan dikenakan tindak pidana untuk para pelaku.

Sementara Ketua KPU Mitra menjelaskan, putusan PSU di Desa Tumbak sudah lewat hasil pleno.

(mt/bawaslusulut)

 

logo pilkada

Hasil Rekom Panwaslu Mitra, KPU Laksanakan PSU di Desa Tumbak Madani

PUSOMAEN, BAWASLU SULUT – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) merekomendasi pemilihan suara ulang (PSU) di Desa Tumbak Madani, Kecamatan Pusomaen, Minggu (13/12/2015).

Ketua Panwaslu Mitra, Dolly Van Gobel melalui Divisi Hukum dan Penangan Pelanggaran, Hany Kalangi memastikan pihaknya telah menerima surat dari KPU dengan nomor II/KPTS/KPU-KAB-023.964783/2015.

Keputusan surat ini, kata dia, pihaknya langsung itindaklanjuti dengan nomor surat 77/PNMS/MT/XII-2015.

“Karena pelanggaran yang tidak bisa ditolerir. Yaitu coblos ganda, maka untuk TPS tersebut dilakukan pemilihan ulang,” sebut Kalangi.

Ia menjelaskan, motif pelanggran dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara dilakukan suami istri berinisial BS dan FS warga Basaan, Ratatotok.

Keduanya secara sengaja melakukan pemilihan ulang. Sebab, sebelumnya, keduanya menggunakan hak suara di Basaan karena memang masuk dalam DPT.

Setelah itu, suami istri tersebut kembali melakukan pencoblosan di Desa Tumbak Madani, Pusomaen, dengan bermodalkan Kartu Keluarga (KK). Padahal, seharusnya penyelenggara setempat tidak mengijinkan atau mencegah terjadinya pencoblosan ulang.

“Motif pelanggaran ini masih kita pelajari dan akan ditindaklanjuti. apabilah bertentangan dengan aturan maka bisa saja dipidanakan,” kata Kalangi.

Sementara Ketua KPU Mitra, Ascke Benu membenarkan akan melakukan pemilihan ulang. Sebab kata dia, sesuai aturan apabila terjadi pemilihan ganda melebihi dari satu orang, maka akan dilakukan pemilihan ulang.

“Kami ambil tindakan dan hasil keputusan pleno terlampir dalam surat no 48/BA/XII-2015, tentang pelaksanaan pemilihan ulang khusus di satu TPS tersebut,” imbuhnya, sembari menambahkan PSU akan dilaksanakan pukul 13:00 Minggu (13/12/2015) siang ini. Dan akan dihadiri oleh Panwaslu serta pihak keamanan.

(bawaslusulut)

 

 

 

Penjabat Gubernur Sulawesi Utara, Soni Sumarsono.

Penjabat Gubernur Sulut: Pilwako Manado Tuntas Desember 2015

MANADO, BAWASLU SULUT – Penjabat Gubernur Sulut Sonny Sumarsono menegaskan Pemilihan Walikota (Pilwaliko) Manado tetap diselenggarakan tahun ini. Pernyataan ini dikatakannya untuk membantah rumor pemilihan akan diselenggarakan di tahun 2017.

“Tidak ada! Pemilu diadakan sebelum 21 Desember 2015. Jadi tidak ada isu 2017,” tegas Sumarsono di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Jumat (11/12/2015).

Sumarsono mengatakan kalau pelaksanaannya diselenggarakan di tahun 2017, maka akan bertentangan dengan Undang-undang. “Jika dipaksakan, Undang-undang sudah mengatur harus tahun 2015,” lanjutnya.

Saat ini, katanya, KPU tinggal menunggu apakah pasangan Jimmy Rimba Rogi – Bobi Daud disetujui atau tidak untuk mengikuti pelaksanaan Pilwali. Hasil itu dipastikan akan diketahui Senin pekan depan.

“Tinggal Pak Imba, jika disetujui finalnya hari Senin, berarti diadakan bulan Desember sebelum Natal. Paling lambat 21 Desember,” tegasnya lagi.

Mengenai adanya upaya banding atau upaya hukum lainnya terkait sengketa Pilwali Manado, Sumarsono kembali menegaskan tidak akan ada. “Pokoknya solusinya 2015, tidak ada andai kata-andai kata. Kita bicara secara terukur saja,” tandasnya sambil berlalu meninggalkan kerumunan wartawan.

(bawaslusulut)

 

 

 

Kedua pimpinan Bawaslu Sulut berkonsultasi dengan Ketua Bawaslu RI, belum lama ini.

Usai Coblos, Dua Pimpinan Bawaslu Sulut Temui Ketua Bawaslu RI

JAKARTA, BAWASLU SULUT Dua pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara, John Suak dan Syamsurijal Musa menemui Ketua Bawaslu RI, Prof. Dr.Muhammad , di Kantor Bawaslu Jalan Thamrin Jakarta, belum lama ini.

Mereka melaporkan kegiatan Pilkada serentak di Sulut. Termasuk penundaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado.

Laporan hasil Pilkada dipaparkan bergantian kedua pimpinan Bawaslu Sulut. Beberapa masukkan diberikan Ketua Bawaslu RI Prof. Muhammad untuk segera dilaksanakan Bawaslu Sulut. Apalagi Pilkada Kota Manado tertunda.

Muhammad juga memerintahkan Bawaslu Sulut siapkan seluruh data, sekiranya ada sengketa yang akan terjadi sehubungan hasil Pilkada.

Ia berharap sesudah Pilkada, segenap pengawas pilkada di Sulut dapat menyiapkan data dan laporan. Agar tahapan selanjutnya bisa berlangsung dengan baik.

(bawaslusulut)